Lakeybanget.com – Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Eng Hian, menaruh harapan besar pada sektor ganda putra untuk merebut gelar juara di All England Open Badminton Championships.
Saat ditanya mengenai target tim Merah Putih, Eng Hian menyebut sektor ganda putra memiliki peluang paling besar untuk naik podium tertinggi. Namun, ia tetap berharap nomor lain menunjukkan perkembangan signifikan.
“Kalau kita lihat dari kualitas dan kapasitas atlet, tentunya yang bisa berharap lebih banyak [untuk juara] itu ada di ganda putra,” ujar Eng Hian di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Senin (23/2).
Meski demikian, ia menekankan pentingnya progres di sektor lain sebagai bagian dari persiapan menuju Olimpiade.
“Tapi untuk sektor lain, kita mau lihat apakah sudah ada perkembangan dan peningkatan dalam menuju ke Olimpiade. Karena ini terus bertahap, terutama di sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda campuran, dan ganda putri,” tambahnya.
All England 2026 akan berlangsung pada 3–8 Maret di Utilita Arena, Birmingham, Inggris. Indonesia menurunkan 14 wakil dalam turnamen bulutangkis tertua di dunia tersebut.
Dari total tersebut, ganda putra menjadi sektor dengan kekuatan terbanyak, yakni lima pasangan. Sementara sektor tunggal putri hanya diwakili satu pemain, yakni Putri Kusuma Wardani.
Lima pasangan ganda putra Indonesia yang akan tampil adalah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, serta Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat.
Selain membidik gelar dari ganda putra, Eng Hian juga memasang target realistis untuk sektor lain, yakni minimal menembus babak delapan besar. Menurutnya, capaian tersebut bisa menjadi tolok ukur peningkatan performa sekaligus kesiapan menghadapi agenda besar berikutnya.
Dengan komposisi pemain yang ada, PBSI berharap All England 2026 menjadi momentum penting untuk mengukuhkan daya saing Indonesia di level elite bulutangkis dunia.
