Hanung Bramantyo Rilis Remake Film Children of Heaven di Tengah Konflik Timteng

Lakeybanget.com – Sutradara Hanung Bramantyo mengungkapkan pandangannya mengenai proses adaptasi film legendaris Iran Children of Heaven yang akan dibuat dalam versi Indonesia. Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop pada 27 Mei 2026.

Menariknya, jadwal perilisan itu bertepatan dengan situasi geopolitik Timur Tengah yang kembali memanas menyusul konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Bagi Hanung, momentum tersebut justru memberi makna emosional tersendiri bagi film yang sarat pesan kemanusiaan itu.

Dalam sesi jumpa pers di XXI Epicentrum, Jakarta, Rabu (4/3/2026), Hanung mengatakan perilisan film tersebut terasa sangat berharga, terlebih karena bertepatan dengan bulan Ramadan dan situasi dunia yang tengah diliputi duka akibat perang.

“Ini adalah momen yang sangat berharga di tengah bulan puasa. Di tengah kita bersedih dan dunia juga sedang berduka karena perang. Rasanya ini waktu yang tepat untuk menghadirkan film ini,” ujar Hanung.

Hanung menjelaskan bahwa sejak awal ia ingin mempertahankan pesan utama film tersebut, yakni nilai kemanusiaan dan martabat manusia di tengah keterbatasan.

Ia menekankan pesan dari kreator asli film tersebut, Majid Majidi, agar kisah dalam Children of Heaven tidak mengeksploitasi kesedihan maupun kemiskinan.

Menurut Hanung, kekuatan cerita justru terletak pada bagaimana karakter dalam film mampu mempertahankan martabatnya meskipun hidup dalam kondisi serba terbatas.

“Di tengah situasi yang sangat terbatas dan serba kekurangan, kita harus tetap berdaya dan menunjukkan martabat kita sebagai manusia,” katanya.

Hanung mengaku pertama kali menonton film asli Children of Heaven sekitar 15 tahun lalu saat masih menempuh pendidikan di Institut Kesenian Jakarta, dan sejak saat itu ia terinspirasi oleh kekuatan cerita serta kesederhanaannya.

Dalam kesempatan tersebut, Hanung juga mengungkapkan kekagumannya terhadap industri film Iran yang menurutnya konsisten menampilkan identitas lokal secara jujur.

Ia menilai film-film dari Iran mampu menarik perhatian penonton global karena tetap setia pada cerita dan budaya mereka sendiri.

“Apa yang saya lihat dalam film-film Iran adalah kejujuran mereka terhadap diri sendiri dan lokalitas mereka. Itu yang membuat film Iran diminati oleh penonton di seluruh dunia,” ujarnya.

Menurut Hanung, para sineas Iran tidak berusaha meniru negara lain dalam berkarya.

“Mereka bangga menjadi diri mereka sendiri meskipun berada dalam keterbatasan. Itu yang akhirnya membuat saya menerima proyek film ini,” tambahnya.

Film Children of Heaven versi Indonesia merupakan proyek kolaborasi antara produser Manoj Punjabi dari MD Pictures dan sutradara Hanung Bramantyo.

Film ini merupakan remake resmi dari karya klasik Iran tahun 1997 garapan Majid Majidi yang sebelumnya mendapat pengakuan internasional dan pernah masuk nominasi Academy Awards untuk kategori film berbahasa asing terbaik.

Show Comments (0) Hide Comments (0)
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *