Gagal Terbang Imbas Serangan AS-Israel, Eks Rekan Messi Kabur dari Iran Pakai Mobil

Lakeybanget.com – Mantan rekan Lionel Messi di Barcelona, Munir El Haddadi, nekat meninggalkan Iran melalui jalur darat setelah gagal keluar menggunakan pesawat di tengah situasi mencekam akibat serangan Israel dan Amerika Serikat.

Munir yang saat ini membela klub Iran, Esteghlal F.C., mengonfirmasi bahwa dirinya telah berhasil keluar dari Iran menuju Turki menggunakan mobil. Keputusan itu diambil setelah penerbangan yang semula direncanakan batal akibat prosedur evakuasi menyusul serangan militer.

Kabar tersebut disampaikan Munir melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu (2/3). Dalam unggahannya, ia memastikan kondisinya aman dan tengah bersiap melanjutkan perjalanan ke Spanyol.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang atas pesan dan perhatian mereka terhadap situasi saya di Iran,” tulis Munir.

Munir menjelaskan, awalnya ia dan rombongan berencana meninggalkan Iran menggunakan pesawat. Namun, situasi darurat membuat penerbangan tidak dapat dilakukan.

“Kemarin, rencananya kami akan meninggalkan negara itu dengan pesawat, tetapi kami dievakuasi dan tidak dapat lepas landas,” ujarnya.

Prosedur evakuasi dan gangguan jadwal penerbangan membuat pesawat tidak bisa terbang, sehingga ia harus mencari alternatif lain untuk keluar dari negara tersebut.

Dalam situasi genting itu, Esteghlal memberikan bantuan dengan menyediakan mobil agar Munir bisa meninggalkan Iran melalui jalur darat. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah ia berhasil melintasi perbatasan tanpa kendala berarti.

“Klub menyediakan mobil agar saya bisa meninggalkan negara itu melalui jalan darat, dan berkat itu saya bisa melewati perbatasan tanpa masalah. Saat ini saya aman di Turki dan akan tiba di Spanyol dalam beberapa jam ke depan. Terima kasih atas kebaikan kalian semua,” kata Munir.

Langkah dramatis Munir meninggalkan Iran menambah daftar panjang dampak konflik geopolitik terhadap dunia olahraga, terutama bagi para pemain asing yang berkarier di kawasan terdampak konflik.

Show Comments (0) Hide Comments (0)
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *